Saat bulan cemerlang jauh di atas sana, aku segera memakai kacamata Rayban. Menganggap ia mentari, berpura puralah diriku mengipas ngipas telapak tangan. Jika ada seorang bapa mendekat dan bertanya:

‘Adik, tidak gelap malam malam begini?’

Dengan cepat namun sopan aku menjawab, ‘Bapak. Saya kepanasan. Kacamata buat menutup mata merah saya.’

Ia meninggalkanku. Dan kuangkat satu buku wisata. Tak jelas kulihat, buram, tapi garis garis panorama bisa kurasakan. Sudahlah aku berada di pantai, jauh di dekat surga. Meski ini malam.

Meribut di http://www.andhysmarty.multiply.com

Terbaru di http://www.duniasirkusdannie.wordpress.com

Menggaul di http://www.facebook.com/Dannie.Travolta