Peniup peluit. Di senja menjelang karyawan pulang berkendara sepeda. Di kawasan parkir penuh mobil mewah, seorang renta bertopi nila mengatur tempat. Memberi aba, menggerak gerakkan telapak tangan kanan dan kiri, berteriak tajam ketika mobil salah posisi. Mengenakan sepatu penuh tambal, dengan talinya yang menjuntai menyentuh tanah. Peluit bersuara lirih, tak tegas, karena termakan usia.

 

Si Bapak mantan wasit sepakbola. Diberhentikan oleh sang bos, karena salah member putusan. Pengabdian tiga puluh tahun serasa meluap tak berbekas. Hanya kesalahan kecil, merana tak lagi bisa berkarya di lapangan hijau sebagai pengadil. Namun, peluit tetap menjadi kenangan yang tak harus dicampakkan. Dibawa kemanapun pergi, dikalungkan di leher, dan menghasilkan uang. Juru parkir namanya.

 

Meribut di www.andhysmarty.multiply.com

Terbaru di www.duniasirkusdannie.wordpress.com

Menggaul di http://www.facebook.com/Dannie.Travolta