Tak butuh menampilkan riasan ekstra tebal. Inggris memesona terbukti dari koloninya yang solid. Bukan mempertanyakan nasionalisme Nusantara yang semrawut. Di ujung film ini, nurani seakan tersentak, jika beban gagap seorang raja baru meluap. King George VI mampu berbicara di depan umum.

Bayangan serasa menuju SBY. Dengan gaya yang berlebihan sekelas dengan Aziz, SBY bisa dikatakan tertinggal kualitas oleh Colin Firth, pemeran sang raja. Akting Firth sangat mengejutkan. Sepanjang film mulut kita serasa ikut diaduk. Seperti menyertai sang raja bersama si terapis Dr. Lionel.

The King’s Speech layak dianugerahi sebagai film terbaik pada Oscar 2011. Isi cerita yang kompleks dengan penyajian khas British, seting cerita menawan, dan tentunya akting brilian Colin Firth dan Geoffrey Rush. Inggris pada film menjadi suatu negeri yang apa adanya. Tak seperti SBY, dan juga kita: yang super cengeng menghadapi permasalahan hidup.

Nilai: 9,5 bintang dari 10.

Meribut di http://www.andhysmarty.multiply.com